1. Buat septic tank
di halaman depan bangunan, sebab septic
tank yang terletak di halaman depan akan lebih mudah disedot oleh petugas
saat septic tank tersebut harus
dikuras.
2. Usahakan saluran pembuangan limbah kotor ke septic tank dibuat langsung tanpa banyak
kelokan, percabangan atau sambungan.
3. Saluran limbah padat ke septic tank harus dipasang dengan kemiringan 10o.
4. Sebaiknya tiap kloset memiliki saluran sendiri menuju septic tank. Hal ini akan memudahkan pengontrolan,
pemeliharaan dan perawatannya.
5. Tempatkan beberapa lubang angin di beberapa titik
saluran tersebut. Lubang Angin digunakan sebagai lubang pelepasan bau tidak
sedap dan gas ke udara bebas. Tolong lubang angin tersebut jangan dihirup ya…
hehehe… saya tidak bertanggung jawab jika Anda pingsan dan berubah jadi kodok!
Sebab ada yang bilang, “lubang angin septic tank beraroma mistis” loh!!!
hihihi…
6. Letakkan saluran pembuangan di pinggir kavling, agar
terhindar dari pengrusakan jika ada penggalian pondasi bangunan tambahan.
Perletakkan ini juga akan memudahkan dalam perawatan pipa saluran nantinya.
7. Beri jarak septic
tank Anda minimal 10 m dari sumber air bersih.
8. Pipa untuk septic
tank sebaiknya minimal berukuran 4 inci.
9. Jangan membuang pembalut wanita dan sampah plastik ke
dalam kloset, sehingga saluran pembuangan limbah padat ke septic tank tidak tersumbat. Jika
Anda sedang stres berat, saya sarankan agar Anda menjauhi kloset, sebab
saya khawatir Anda akan berpikir untuk bunuh diri di dalam kloset! (bisa nggak
ya?!?) Anda bisa menyumbat saluran pembuangan limbah padat juga tuh! Heheh…
Nah,
selanjutnya, terserah Anda!
Salam peduli
stres!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar