Siapa
bilang arsitek muda jauh dari stres?!?
Ho..!
ho..! ho!!! J
Justru profesi yang satu inilah yang paling mudah dihinggapi stres!
Percaya
atau tidak, saya dan rekan-rekan saya sesama arsitek muda sering sekali
mengalami hal yang disebut ‘stres’. Kalau Anda juga seorang arsitek atau sedang
kuliah di Jurusan Arsitektur, mungkin Anda juga paham betul apa yang saya
kemukakan disini.
Stres
ala arsitek muda banyak sekali pemicunya, antara lain:
- Ada yang stres akibat kehabisan ide desain,
- Stres karena terpaksa harus mengikuti selera dan permintaan pemilik bangunan (owner) yang notabene tidak sesuai dengan yang seharusnya,
- Stres karena hasil kerja keras (gambar) ternyata hanya dibayar dengan sekadar ucapan terima kasih,
- Stres karena pemilik bangunan (owner) suka gonta-ganti rencana yang akhirnya membuat gambar yang sudah hampir selesai atau bahkan yang sudah selesai terpaksa harus diedit kembali.
- Stres karena file gambar kena virus,
- Dan yang paling banyak dikeluhkan adalah stres karena dikejar-kejar deadline! Hahaha!!! J
Tips
untuk arsitek muda agar tidak kehabisan ide desain:
§ Banyak-banyaklah melihat dan membaca
berbagai literatur yang berkaitan dengan arsitektur.
§ Cobalah menonton film atau acara
televisi dengan cara pandang berbeda! Jangan fokus kepada jalan cerita saja,
tetapi perhatikan bentuk eksterior bangunan-bangunan, penataan lansekap,
interior, utilitas, dan penggunaan material beserta corak dan warna yang
digunakan. Mungkin saja ada yang dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi desain Anda!
§ Teruslah berusaha melihat dunia dan
lingkungan sekitar kita dengan sudut pandang berbeda dari yang lazim dilihat
oleh orang lain, bahkan cobalah melihat perumahan dan bangunan-bangunan yang
sering kita lihat dengan lebih seksama. Mungkin Anda akan terkejut dan kagum,
betapa indahnya dan rumitnya desain bangunan-bangunan yang selama ini ada di
sekitar Anda. Jika Anda sering melatih kepekaan insting arsitektural Anda
dengan cara tersebut, Anda akan lebih
terlatih bermain dengan ide desain yang unik dan cemerlang!
§ Jangan biarkan diri Anda ketinggalan
informasi mengenai perkembangan teknologi bangunan dan materialnya!
§ Jangan takut bereksperimen dengan
bentuk! Buat saja sketsa-sketsa ide Anda terlebih dahulu di secarik kertas.
Jika tak layak, jangan langsung dibuang ke tong sampah. Buat saja sketsa
sebanyak mungkin, kemudian bandingkan yang mana yang paling menarik. Setelah
itu baru tuangkan ide Anda langsung ke gambar yang sesungguhnya.
Tips
untuk arsitek muda yang stres karena dihadapkan pada selera dan permintaan
pemilik bangunan (owner) yang
notabene tidak sesuai dengan yang seharusnya:
§ Cari
jalan tengah untuk mengkombinasikan ide pemilik bangunan dan ide Anda. Dengan
demikian Anda tidak akan bĂȘte karena Anda hampir saja membuat desain yang
samasekali tidak Anda sukai.
§ Jika
jalan tengah tidak bisa diperoleh maka Anda dapat terus mewujudkan ide pemilik
bangunan tetapi tegaskan kepada pemilik bangunan bahwa Anda tidak bertanggung
jawab terhadap bagus tidaknya hasil desain tersebut; tanggung jawab sepenuhnya
serahkan kepada pemilik bangunan.
§ Jika
ide pemilik bangunan tersebut beresiko terhadap keselamatan (struktur)
bangunan, atau bertentangan dengan persyaratan arsitektural yang berlaku di
daerah itu maka Anda harus berani menolak permintaan pemilik bangunan tersebut.
Jangan sampai izin praktek arsitek Anda dicabut atau Anda di cap sebagai ‘black architect’!
Anda tidak perlu merasa rugi karena
kehilangan satu proyek! Enjoy aja!!!
Yakinkan diri Anda bahwa rezeki Anda pasti ada di tempat lain! Allah swt. sudah
mengatur semuanya! J
Tips
untuk atasi sejak awal/ menghindari kasus ‘hasil kerja hanya dibayar dengan
ucapan terima kasih’ :
§ Sebelum
menyetujui untuk membuatkan desain untuk pemilik bangunan, rundingkan terlebih
dahulu mengenai jumlah rupiah yang akan diberikan kepada Anda saat desain
bangunan tersebut terwujud. Anda bisa mengemukakan standar harga/ standar upah
arsitek yang berlaku di Kota Anda saat ini.
§ Jika
perlu tuangkan hal tersebut dalam bentuk dokumen persetujuan kontrak kerja. Dalam
dokumen ini dapat dicantumkan harga/ nilai kontrak kerja dan cara
pembayarannya.
§ Jika
keluarga atau teman dekat yang menjadi owner-nya,
mungkin memang sulit untuk memasang tarif. Namun bagaimanapun, Anda harus
memperjelas/ merundingkan sejak awal apakah proyek gambar tersebut akan menjadi
‘bakti sosial’ J
atau bernilai proyek.
§ Jika
keluarga atau teman dekat Anda tersebut minta ‘bakti sosial’ J dan Anda mengiyakan, ya…. Anda harus
ikhlas dong!!! Jangan dibawa stres! Sebagai penawarnya, Anda tidak perlu
menyelesaikan gambar desain tersebut dengan tergesa-gesa. Anda dapat
mengerjakannya hanya pada waktu luang Anda saja. Namanya juga ‘GRATIS’ gitu
loh?!!! Hehehe… J
Kalau mau cepat, ya bayar dong!!! J


Tips
untuk menghindari stres karena pemilik bangunan (owner) suka gonta-ganti rencana yang akhirnya membuat gambar yang
sudah hampir selesai atau bahkan yang sudah selesai terpaksa harus diedit kembali:
§ Sebelum
membuat gambar, tanyakan terlebih dahulu semua hal yang berkaitan dengan
peruntukan bangunan, penggunanya, perabot yang akan digunakan, tema yang diinginkan,
dan sebagainya.
§ Jika
perlu adakan studi literatur, perabot, sirkulasi, dan kebiasaan pengguna
bangunan.
§ Perlihatkan
contoh-contoh gambar bangunan, untuk memperjelas kesamaan persepsi mengenai
bentuk arsitektur bangunan yang diinginkan. Jangan sampai pemilik bangunan
bingung menjelaskan bentuk bangunan yang diinginkannya, sehingga Anda juga
tidak salah menafsirkan dan bercapek-capek ria dalam mengedit bentuk bangunan
berulang-ulang.
§ Cara
yang paling sadisnya, Anda bisa mengajukan gambar denah dan tampak bangunan tersebut
kepada pemilik bangunan sebelum Anda membuat gambar-gambar rencana lainnya
beserta detail-detailnya. Jika pemilik bangunan tersebut telah menyetujui
rancangan Anda, maka Anda bisa menyelesaikan gambar lainnya yang dibutuhkan,
tetapi dengan syarat bahwa Anda tidak mau ada lagi perubahan rencana dari
pemilik bangunan.
Atau jika pemilik bangunan tetap akan membuat perubahan
dikemudian hari maka pemilik bangunan dikenakan biaya tambahan sebagai biaya
kerugian atas pelanggaran kesepakatan tersebut. Kalau sudah begini, pemilik
bangunan tidak akan agresif lagi main gonta-ganti rencana! Kalaupun masih
agresif, waktu dan kerja keras Anda kan tidak terbuang percuma?!! Betul nggak?
Tips
untuk menghindari stres karena file gambar kena virus:
§ Sering-seringlah
update anti virus!
§ Jangan
sembarang colok/ buka flash disk dan perangkat lainnya yang tidak jelas
asal-usulnya. aktifkan ‘scan otomatis flash disk setelah dicolok’
§ Jangan
gatal/ suka lihat situs parno-an!!! Mata itu dijaga, coy!!! J
§ Segera
buat copy-an ke flash disk, hardisk eksternal, atau bakar ke cd, dvd, atau
skalian bakar komputernya!!! Hihihi… J loh kok???! Pokoknya setiap ada
perubahan atau penambahan gambar, upayakan untuk membuat duplikat lebih dari
satu! Supaya kalau ternyata file akhirnya kena virus, Anda tidak perlu
mengulang dari awal lagi karena Anda memiliki copy-an file-file sebelumnya.
§ Jika
filenya terlanjur hilang atau rusak karena virus, jangan stres dulu! Senyum aja
dulu! J tarik
nafas… lepas…! Tarik nafas… lepas…! Tarik nafas… tapi kali ini jangan dilepas-lepas!
Hahaha!!! J
segera temui pakar virus terdekat di Kota Anda! J biasanya file tersebut masih bisa
ditangani oleh pakarnya. Jangan bunuh diri dulu ya…!!! Hehehe… Semangat!!!
Tips
untuk mengindari stres karena dikejar-kejar deadline:
§ Coba
renungkan apa yang dikatakan oleh orang-orang sukses dibawah ini:
“Yang
miskin, yang tidak sukses, yang tidak bahagia, yang tidak sehat, biasanya
adalah orang-orang yang paling banyak menggunakan kata ‘besok’. Orang-orang
pandai tidak bekerja untuk uang, mereka hanya mengerjakan hal-hal yang orang
lain tunda” (Robert Kiyusaki)
Anda tak perlu merasa
dikejar-kejar deadline jika Anda
tidak banyak mengulur waktu atau menunda-nunda pekerjaan Anda untuk esok hari
jika mampu mengerjakannya hari ini juga! Dengan tidak menunda-nunda pekerjaan,
Anda akan terhindar dari stres jenis ini!
“Menangguhkan
sesuatu yang mudah membuatnya menjadi sulit. Menangguhkan sesuatu yang sulit
membuatnya menjadi mustahil.” (George Claude Lorimer)
Anda akan mempersulit dan
membuat diri Anda menjadi stres jika sering menangguhkan/ menunda sesuatu
pekerjaan!
§ Jika
Anda sudah memahami makna dari kalimat-kalimat bijak Robert Kiyusaki dan George
Claude Lorimer di atas, maka pastikan bahwa Anda harus selalu bersemangat
mengerjakan pekerjaan Anda sejak waktu pertama Anda mendapatkannya! Dengan
demikian maka Anda akan punya banyak waktu yang bisa Anda gunakan untuk
menyelesaikan pekerjaan itu jauh sebelum deadline!
Jadi, bagaimana menurut Anda?
Jika Anda seorang arsitek muda, dan
pernah mengalami stres karena sesuatu yang berkaitan dengan profesi Anda, atau
jika Anda memiliki tips yang inspiratif mengenai hal tersebut, Anda dapat
mengirimkan tulisan, pengalaman, atau tips-tips Anda ke email saya di lia_arch99@yahoo.co.id atau Anda dapat meninggalkan komentar
Anda di bawah artikel ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar