Selasa, 26 Juli 2011

MANFAAT MENARIK NAPAS PANJANG DAN RELAKSASI PROGRESIF BAGI STRES ANDA



                Apakah Anda membutuhkan tips paling mudah untuk menenangkan diri Anda disaat stres? Mungkin Anda akan suka dengan kutipan saya dari sebuah buku kesehatan populer yang judulnya ‘How to keep your cholesterol in check’ karangan Dr. Robert Povey, 1994. Dalam salah satu bab buku tersebut, Dr. Robert Povey memaparkan tentang Cara Mengatasi Stres, yakni dengan menarik napas panjang dan relaksasi progresif.

Menarik napas panjang
            Menurut Dr. Robert Povey, dalam keadaan stres kita seringkali bernapas dengan cepat dan hanya mengambil napas secara singkat dan banyak. Untuk mengatasi keadaan ini dan untuk mengurangi ketegangan, akan sangat baik untuk melakukan latihan menarik napas panjang. Anda dapat melakukannya di mana saja. Tetapi akan lebih baik jika dilakukan dalam posisi duduk dengan santai dan tanpa terlalu banyak gangguan. Tutuplah mata Anda lalu mulailah mengambil napas panjang dan dalam melalui hidung sampai Anda merasa bahwa Anda telah mengisi seluruh kapasitas paru-paru. Kemudian tahan napas Anda selama beberapa detik sebelum mengeluarkannya secara sangat perlahan-lahan melalui mulut. Jangan mencoba menghembuskannya, tapi biarkan mengalir keluar perlahan-lahan dan alamiah. Jika Anda merasa paru-paru Anda telah kosong, tunggu beberapa detik dan kemudian ambil napas lagi dengan cara yang sama. Ulangi beberapa kali sampai Anda mulai merasa santai.

            Sebagian orang merasa dapat lebih bersantai jika mereka juga menikmati suasana yang damai sambil melakukan latihan pernapasan ini. Contohnya, Anda dapat membayangkan gumpalan awan berarak perlahan melintasi langit biru jernih pada siang hari yang hangat, atau pemandangan dan suara ombak memecah pantai yang percikan-percikan air lautnya yang terasa sejuk menyentuh Anda. 

Daripada hanya duduk diam dan larut dalam stres Anda, lebih baik Anda membayangkan diri Anda sedang berjalan-jalan menikmati pemandangan dan suasana alam di pedesaan, atau apapun yang Anda rasa paling berkesan dan bisa membuat 
Anda merasa damai yang begitu merasuk hingga ke kalbu Anda! Latihan ini sangat baik jika dipadukan dengan latihan pernapasan. Latihan ini juga dapat membantu Anda untuk dapat tidur jika Anda merasa kesulitan untuk tidur.
Relaksasi progresif
            Latihan ini bertujuan untuk mengendurkan berbagai bagian otot secara progresif. Masing-masing bagian otot diregangkan kemudian dikendurkan. Lakukan hal tersebut beberapa kali mulai dari jari kaki hingga kepala. 
            Meregangkan otot memungkinkan Anda mengenali perasaan ketegangan pada berbagai bagian tubuh Anda, dan selanjutnya memungkinkan Anda memahami dengan jelas apa yang sedang ingin Anda hilangkan! Hal ini merupakan latihan yang sangat efektif ketika Anda sedang berbaring di tempat tidur. Tetapi Anda juga dapat melakukannya dalam posisi nyaman lainnya, seperti saat duduk dikursi, atau bahkan ketika sedang duduk di tempat parkir peristirahatan mobil dalam perjalanan jauh!
            Anda mau coba caranya? J Saya sarankan jangan melakukannya tergesa-gesa; karena saya tidak bertanggung jawab kalau Anda mendadak kena encok, keseleo dan bahkan patah tulang! hwehhehkhheeee…! Bisa gawat tuh!
            Menurut Dr. Robert Povey nih ya…
            Pertama, tutup mata dan berkonsentrasilah dengan meregangkan jari kaki dan kaki. Kemudian kendurkan. Coba rasakan berkurangnya beban dari kaki. Perasaan itu berupa mengendurnya otot secara total. Jika Anda belum merasakannya pada saat pertama kali melakukan gerakan peregangan dan pengenduran, coba ulangi lagi sampai Anda merasakannya! Kemudian gerakkan kaki Anda. Sekali lagi regangkan otot kaki Anda dan kemudian kendurkan! Lakukan hal yang sama pada bokong Anda!
            Sekarang beralih ke otot bagian perut, lanjutkan dengan lengan dan tangan. Remas kedua tangan Anda bersama-sama dan rasakan peregangan di seluruh lengan, kemudian kendurkan! Lanjutkan dengan meregangkan otot leher dan bahu, kemudian kendurkan!
            Terakhir putar seluruh wajah Anda (?!? Gimana ya maksud Dr. Povey ini ???) dan kendurkan sambil menghembuskan udara dari mulut. (jangan menghembuskan udara dari bokong ya!!! Ntar yang di samping Anda bisa pingsan! Heheh!!
Jika Anda menggunakan teknik ini untuk membantu Anda agar Anda bisa tertidur, Anda dapat menggunakannya dengan skenario ‘suasana damai’ seperti yang telah digambarkan pada teknik menarik napas panjang.
Hemmm… silakan mencoba deh! 
Atau, Anda mau berkomentar dulu? Ya… kalo gitu saya persilakan Anda untuk meninggalkan komentar Anda di bawah artikel saya ini.


TIPS MEMBUAT SEPTIC TANK BEBAS STRES


1.      Buat septic tank di halaman depan bangunan, sebab septic tank yang terletak di halaman depan akan lebih mudah disedot oleh petugas saat septic tank tersebut harus dikuras.

2.      Usahakan saluran pembuangan limbah kotor ke septic tank dibuat langsung tanpa banyak kelokan, percabangan atau sambungan.

3.      Saluran limbah padat ke septic tank harus dipasang dengan kemiringan 10o.
              
4.      Sebaiknya tiap kloset memiliki saluran sendiri menuju septic tank. Hal ini akan memudahkan pengontrolan, pemeliharaan dan perawatannya.

5.      Tempatkan beberapa lubang angin di beberapa titik saluran tersebut. Lubang Angin digunakan sebagai lubang pelepasan bau tidak sedap dan gas ke udara bebas. Tolong lubang angin tersebut jangan dihirup ya… hehehe… saya tidak bertanggung jawab jika Anda pingsan dan berubah jadi kodok! Sebab ada yang bilang, “lubang angin septic tank beraroma mistis” loh!!! hihihi…

6.      Letakkan saluran pembuangan di pinggir kavling, agar terhindar dari pengrusakan jika ada penggalian pondasi bangunan tambahan. Perletakkan ini juga akan memudahkan dalam perawatan pipa saluran nantinya.

7.      Beri jarak septic tank Anda minimal 10 m dari sumber air bersih.

8.      Pipa untuk septic tank sebaiknya minimal berukuran 4 inci.

9.      Jangan membuang pembalut wanita dan sampah plastik ke dalam kloset, sehingga saluran pembuangan limbah padat ke septic tank tidak tersumbat. Jika  Anda sedang stres berat, saya sarankan agar Anda menjauhi kloset, sebab saya khawatir Anda akan berpikir untuk bunuh diri di dalam kloset! (bisa nggak ya?!?) Anda bisa menyumbat saluran pembuangan limbah padat juga tuh! Heheh…

Nah, selanjutnya, terserah Anda!

Salam peduli stres!



TERTAWA DAPAT MENGURANGI STRES


Banyak fakta menunjukkan bahwa tertawa ternyata dapat sangat membantu dalam mengurangi stres. Dengan tertawa ketegangan otot-otot syaraf kita dapat sedikit berkurang. Kita juga menjadi lebih rileks dan dapat melupakan sejenak beban berat yang membuat kita menjadi stres.

Saya teringat dengan komentar kawan saya mengenai posting saya yang berjudul ‘manfaat menarik nafas panjang dan relaksasi progresif bagi stres Anda’. Menurut kawan saya, ketika ia menarik nafas dalam-dalam kemudian menahannya, sungguh ajaib karena seketika itu muncul kunang-kunang di depan matanya. Heheh!! Tetapi setelah nafas dihembuskan, katanya “hemm.. langsung tenang, coz orang-orang di sebelah so pingsan semua!” hahhhayyy… berarti nafasnya super bau dong, tuh! Subhanallah… ada juga mahluk yang mau mengakui kelebihan baunya.. (maaf ya, kawan, cuma bercanda!)

Saya langsung tertawa membaca komentarnya itu di facebook saya. Suami saya juga ikut-ikutan tertawa ketika saya membacakannya. Sungguh luar biasa, saat itu juga ‘manfaat tertawa’ langsung terasa mengurangi stres saya yang sejak sore sebelumnya asik memainkan tensi darah saya! Hahahh!!

Menurut saya, stres itu adalah hal yang lumrah untuk dialami setiap manusia yang tengah mendapatkan persoalan rumit. Tinggal bagaimana caranya memposisikan stres itu dan mengendalikan stres tersebut menjadi motivator tangguh untuk berbuat yang jauh lebih baik dari sebelumnya! Kita hanya perlu membuang pikiran negatif kita dan memperbesar hati kita untuk bisa berpikir positif.

Tertawa dapat memberikan kesempatan kepada akal pikiran kita untuk berhenti sejenak berpikir negatif. Nah, kesempatan inilah yang harus kita gunakan segera untuk memasukkan aliran pikiran positif di kepala dan hati kita. Segera ucapkan ‘astaghfirullah’ dan mohon petunjuk kepadaNya. Allah pasti akan membantu umatnya yang bersungguh-sungguh memohon petunjuk kepadaNya. InsyaAllah pikiran Anda akan menjadi lebih tenang dan hati Anda akan dapat melihat persoalan tersebut dari sudut pandang positif.

Jika pikiran positif sudah menguasai Anda maka Anda tidak lagi pesimis terhadap persoalan yang Anda hadapi, akan tetapi Anda akan menjadi lebih optimis bahwa persoalan tersebut insyaAllah dapat Anda selesaikan dengan baik! Saya sudah sangat sering merasakan dan membuktikan hal tersebut.

Lantas apakah Anda akan saya anjurkan untuk terus tertawa jika Anda sedang stres??? Wah, saya kira itu terlalu berlebihan. Jika Anda terus tertawa sepanjang hari sampai gigi-gigi Anda terasa kering dan rahang Anda berjatuhan ke lantai (?!? Bisa nggak ya???) dan orang-orang mulai ketakutan mendengar suara Anda yang mirip suara bemo (?!?) itu, Anda justru akan dianggap mengalami gangguan jiwa alias gila! Anda mau dibilang gila?

Saya rasa Anda pasti tidak mau dianggap gila dan dilarikan ke Rumah Sakit Jiwa setempat. Hehehh!! Makanya saya sangat tidak menganjurkan Anda untuk tertawa terlalu banyak!

Tertawalah secukupnya saja. Jangan terlalu berlebihan,karena sesungguhnya banyak tertawa dapat membutakan hati kita! 

Jika terlalu banyak tertawa, Anda bisa lupa kepada Allah swt. dan tanpa sadar Anda akan semakin jauh dari petunjukNya. Bukankah petunjuk dari Allah swt. adalah petunjuk terbaik dibanding hasil pikiran sendiri?! Oleh karenanya berusahalah mencari jalan keluar dengan pikiran positif Anda tapi jangan lupa untuk berdoa kepada Sang Maha Pemberi Petunjuk, Allah swt, yang selalu mengetahui segala persoalan yang Anda hadapi, bahkan Dialah yang menciptakan akal pikiran dan diri Anda!

Menikmati saat-saat tertawa Anda merupakan hal yang positif, dan akan lebih positif lagi jika Anda juga menyempatkan diri Anda untuk terus mengingat Allah swt! 

Bukan hal yang mustahil jika Anda bisa saja mati dalam keadaan tertawa, loh! hehehe.. tapi hiiiiiii juga! Seram... Pasti dapat tiket gratis ke neraka tuh, kalau mati dalam keadaan lupa kepada Allah!

            Apa Anda mau, ‘mendapat tiket gratis bersafari ria ke neraka bersama bung setan’? Atau Anda punya komentar lain mengenai hal ini?


TAK PERLU STRES JIKA INGIN MENINGKAT RUMAH


Pernahkah Anda menangani proyek bangunan bertingkat atau membangun rumah bertingkat  Anda sendiri dengan sistem konvensional?

Mungkin Anda pernah merasa bahwa meningkat rumah dengan menggunakan sistem konvensional tersebut ternyata tidak efisien dari segi waktu dan biayanya. Hal seperti ini dapat memicu stres Anda tanpa Anda sadari. Apalagi jika Anda terdesak harus menempati bangunan rumah tinggal Anda secepatnya, sedangkan proses pembangunannya terasa berjalan sangat-sangat lambat.

Berikut ini saya kemukakan kerugian yang umumnya dirasakan  pada saat menggunakan sistem konvensional:

1.        Biaya yang dihabiskan cukup tinggi.
2.        Setelah pengecoran selesai, harga jual bekas bekisting Anda akan turun drastis.
3.        Anda terpaksa harus menunggu paling tidak 21 hari agar perancah kayunya bisa dilepas. Jika berani melepas perancah kayu jauh sebelum waktunya, siap-siap saja Anda kejatuhan beton dari langit! Hehehe…
4.       Ruang bagian bawah lantai cor konvensional Anda tidak bisa dikerjakan sampai perancah kayunya dilepaskan.
5.       Pengerjaan pemasangan bekesting memakan waktu lama sehingga ongkos tukang menjadi lebih besar.
6.       Pembongkaran bekesting memakan waktu yang cukup lama.
7.       Membutuhkan tempat ekstra untuk menumpuk material bekas bekisting.
8.       Banyak menggunakan paku, besi beton dan kawat beton (kawat bendrat).

Jika Anda tetap ingin menggunakan sistem konvensional ini, maka saya anjurkan Anda untuk menghemat biaya bekisting kayu dengan cara berikut ini:

1.       Pada saat hendak melakukan pengecoran lantai, dinding bata di lantai bawah harus sudah terpasang hingga mendekati lantai atas. Dinding bata tersebut akan digunakan untuk menyokong kayu perancah yang dibuat seperti tangga yang dipasang melintang.
2.       Jarak antar dinding penyokong kayu perancah tersebut maksimal 3 m. Namun jika lebih dari itu maka harus ada support di bagian tengahnya.
3.        Pasangan rangka kayu kaso dibuat berjarak 61 cm tiap pasangnya.
4.       Rangka kayu kaso bekas bekisting tersebut nantinya dapat digunakan sebagai bahan balok kayu atap.

Anda juga dapat menghemat pemakaian besi dengan cara memasang pasangan besi lantai hanya pada bagian bawah saja. Jarak pasangan besi tersebut dari papan bekisting harus 1/3 dari ketebalan pelat. Di bagian tengah pada bentangan panjang diberi balok dalam pelat. 

Tujuannya penggunaan balok tersebut selain untuk menghemat pemakaian besi juga difungsikan sebagai anti lendut. Anda pasti tahukan bahwa lendutan akan selalu terjadi pada bagian tengah pelat?!

Jika Anda tetap tidak ingin menggunakan sistem beton konvensional yang Anda anggap boros dan makan waktu, Anda jangan nangis dan ngamuk-ngamuk dulu ya… heheh… Ada penggantinya kok! Cup..cup..cup..  

Ada sistem lain yang bisa Anda gunakan selain sistem konvensional. Sistem-sistem tersebut mungkin bisa menghindarkan Anda dari stres ringan Anda;

1.     Meningkat rumah sistem pelat bondeck
2.     Meningkat rumah sistem spanbeton deck
3.     Meningkat rumah sistem pelat panel hebel
4.     Meningkat rumah sistem kayu
5.     Meningkat rumah sistem keraton
6.     Meningkat rumah sistem baliton
7.     Meningkat rumah sistem sheradeck, dan
8.     Meningkat rumah sistem precast concrette slab.

Nah, untuk lebih jelasnya, saya silakan Anda membacanya di buku ‘kreasi membangun rumah’ berjudul ‘9 teknik meningkat rumah’, karangan Mistra, terbitan griya kreasi, 2008.

Anda dapat menghubungi Bapak Mistra yang berdomisili di Jakarta Selatan, di nomor telepon 021-98332917 atau di 021-99060572, atau di hp. 085710500051.

Semakin banyak Anda tahu mengenai material baru dan sistem pembangunan baru yang inovatif maka Anda akan terhindar dari stres akibat terpaksa membangun dengan cara lama yang makan waktu dan biaya. Beton cor rumah Anda pun tidak perlu lagi dibangun dengan campuran 1:2:3:8 (1 semen, 2 pasir, 3 kerikil, dan 8 macam pemicu stres!). hehehe…

Salam peduli stres!